- Langkah pertama
Untuk mencegah bentrok antara IP DHCP dan IP Static, atur IP Pool DHCP agar berada di luar rentang IP Static. Misalnya, jika IP Static digunakan dari 192.168.2.2 sampai 192.168.2.99, maka atur IP Pool DHCP mulai dari 192.168.2.100 sampai 192.168.2.254 Seperti dibawah ini :
- Langkah kedua
Setting IP Static Misal 192.168.2.2
Agar IP static seperti 192.168.2.2 bisa digunakan tanpa bentrok dengan IP DHCP, pastikan rentang IP Pool DHCP di Mikrotik dimulai dari 192.168.2.100 ke atas (misalnya: 192.168.2.100 – 192.168.2.254). Dengan begitu, IP static di bawah 192.168.2.100 akan aman digunakan dan tidak terpakai otomatis oleh DHCP